News Room, Rabu ( 06/06 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, merintis program pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai upaya mengembangkan energi alternatif. Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Suprayugi, M.Si menjelaskan, penggunaan PLTS ini diterbitkan untuk menyukseskan program hemat energi. “Program ini akan dilaksanakan tahun ini, dengan sasaran wilayah perkotaan Sumenep. Ada 25 titik PJU yang kami rencanakan memakai PLTS, mulai Kecamatan Bluto, Saronggi, Kota Sumenep hingga Kecamatan Batuan,”katanya. H. Suprayugi mengungkapkan, pada tahap perdana ini, pengadaan PJU gunakan PLTS terpusat diwilayah perkotaan, yang dijadwalkan berjalan bulan depan. “Kalau ternyata dinilai berhasil dan diterima oleh masyarakat, tentunya kami akan melanjutkan pada tahun-tahun mendatang,”terangnya. Sebenarnya, kata H. Suprayugi, sejak tahun 2011 lalu, Pemkab Sumenep sudah memanfaatkan PLTS guna memenuji kebutuhan listrik diwilayah kepulauan, seperti di Desa Raas, Kecamatan/Pulau Raas. “Di daerah itu kami tempatkan panel surya dilokasi tertentu, kemudian energi listrik yang dihasilkan didistribusikan pada warga setempat. Jadi, program tenaga surya di Raas itu berupa PLTS terpusat,”ujarnya. H. Suprayugi menambahkan, penyediaan PLTS secara terpusat di Raas dinilai berhasil untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi warga setempat. “Makanya kami juga memprogramkan kegiatan serupa di Pulau Saseil, Kecamatan Sapeken, pada tahun ini. Kami akan prioritaskan 1 Dusun dulu yang memang belum mendapat pasokan listrik dari PLN,”ungkapnya. ( Nita, Esha )