News Room, Rabu ( 21/10 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, bakal mengupayakan pemberian insentif bagi 389 tenaga honorer di bagian administrasi yang masuk Katagori 2 (K-2), pada APBD tahun 2016.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumenep, Rr. Titik Suryati, SH, MH menjelaskan, pada tahun 2015 yang mendapat uang insentif dari Pemkab hanya berlaku untuk tenaga honorer K-2 guru sebesar Rp. 250.000,00 per-bulan.
“Untuk tenaga honorer yang bekerja di bagian administrasi memang tidak mendapatkan uang insentif, karena memang tidak ada anggaran dari APBD,”kata Titik Suryati, Rabu (21/10).
Namun, pihaknya berjanji akan mengusulkan pada pembahasan APBD 2016, sehingga tenaga honorer di bagian administrasi juga bisa mendapatkan uang insentif.
“Kami upayakan tahun depan sudah ada dana insentif bagi tenaga honorer di bagian administrasi,” ujarnya.
Titik Suryati mengungkapkan, jumlah tenaga honorer K-2 di Sumenep sebanyak 1.761 orang, terdiri dari 389 orang merupakan tenaga administrasi, sedangkan sisanya adalah guru.
“Pemberian insentif tenaga honorer K-2 bagian administrasi itu, minimal sama dengan insentif yang sudah diberikan kepada tenaga honorer K-2 guru sebesar Rp. 250.000,00 per-bulan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )