News Room, Kamis ( 29/09 ) Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana memberikan bantuan air bersih bagi warga masyarakat Kabupaten Sumenep di 29 Desa, yang daerahnya mengalami kekeringan. Wakil Bupati Sumenep Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si, Kamis (29/09), mengatakan, pihaknya mengusulkan pada pemerintah provinsi jawa timur untuk mendapat bantuan air bersih sebanyak 110 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Namun ternyata, pemerintah provinsi jawa timur hanya mampu memberikan bantuan air bersih untuk warga masyarakat yang daerahnya kekeringan di 29 desa di 6 kecamatan saja. ”Bantuan air bersih, pemerintah provinsi jawa timur tersebut setiap desa sama mendapat pasokan 2 kali pengiriman dengan nominal satu kali pengiriman sebesar 175 ribu rupiah. Padahal biasanya kalau pemerintah daerah memasok air bersih utuk daerah kekeringan nilainya sebesar 225 ribu, untuk itu kekurangan dana bantuan air berish itu, kami upayakan ditambah melauai APBD Kabupaten Sumenep.”tegasnya. Wakil Bupati menyatakan, bantuan air bersih dari pemerintah provinsi jawa timur direncanakan dalam minggu ini sudah sampai di lokasi desa penerima. Selain itu, Pemerintah provinsi jawa timur juga memberikan tandon untuk tempat air di masing-masing desa penerima, dengan perincian masing-masing desa mendapat bantuan 2 buah tandon, yang kapasitasnya satu tandon 2000 liter. ”Untuk pasokan bantuan air bersih khusus wilayah kepulauan, kami mengajuan permohonan bantuannya tersendiri, karena jika nominal besaran bantuan sama dengana daratan sangat kesulitan, terutama untuk biaya transportasi laut untuk mengankut bantuannya.”ungkapnya. ( Yasik, Esha )