News Room, Kamis ( 01/03 ) Penderita Demam Berdarah Dangue (DBD), yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, mencapai 75 pasien. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari Januari hingga akhir Pebruari 2012 kemarin. Berdasarkan data di RSD Sumenep, pasien DBD pada Januari sebanyak 37 orang, sedangkan sisanya 28 orang merupakan pasien yang dirawat selama bulan Pebruari 2012. Kasi Evaluasi dan Pelaporan RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Hendiyanto menjelaskan, untuk saat ini yang dirawat tinggal satu pasien saja. Itu pun masih suspect terserang penyakit DBD. “Sekarang kan baru awal bulan Maret 2012. Jadi, belum masuk kedalam data pesien DBD. Karena, yang dirawatdi Instalasi Gawat Darurat (IGD) tersebut, belum positif, masih suspect DBD. Hanya satu yang kami rawat awal bulan ini, tapi baru suspect,”kata Hendiyanto, di RSD Sumenep, Kamis (01/03). Hendiyanto mengungkapkan, jika melihat data yang ada, pasien DBD menunjukkan tren penurunan. Padahal, sekarang masih musim penghujan. “Awal tahun kemarin jumlah penderita DBD capai 37 pasien. Tapi, pada Februari lalu, menurun yakni sebanyak 28 penderita DBD. Data itu sesuai pasien DBD yang dirawat di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep,”terangnya. Penurunan jumlah pasien DBD, kata Hendiyanto, dimungkinkan masyarakat mulai peduli terhadap kesehatan, dengan menjaga kebersihan lingkungan. “Saat musim penghujan, kebersihan lingkungan merupakan modal awal mencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypty, sebagai pembawa virus DBD,”ungkapnya. ( Nita, Esha )