News Room, Selasa ( 05/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memiliki komitmen untuk terus memperbaiki institusi pendidikan sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Salah satunya, yakni harus mampu menjamin pemerataan dan menjalankan suatu sistem pendidikan nasional, demi kejayaan bangsa Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si ketika membacakan Orasi Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si di hadapan 378 wisudawan pada Wisuda Sarjana IX dan Dies Natalis Ke 26 STKIP-PGRI Sumenep di Gedung KORPRI Sumenep, Selasa (05/06). “Pendidikan merupakan faktor mendasar dalam siklus kehidupan manusia. Karena itu perlu terus dilakukan upaya perbaikan dalam pelaksanaan pendidikan yang menjadi persoalan paling mendasar tersebut,”ujarnya. Meskipun diakui upaya yang dilakukan pemerintah terkait persoalan pendidikan masih belum tuntas, hal tersebut tidak lepas dari sering bergantinya sistem pendidikan di Indonesia. Hal itulah yang ikut merubah wajah pendidikan di Indonesia masih berada diurutan paling bawah, khususnya di Asia Pasifik. Karena itu khususnya di Kabupaten Sumenep melalui misinya yang Super Mantap, terus berupaya mewujudkan kualitas pendidikan di Sumenep semakin baik, memiliki kualitas tenaga pendidikan yang memadai bagi siswa, memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik serta meningkatkan kwalitas pendidikan yang memadai bagi masyarakat. Meskipun diakui dengan kondisi Kabupaten Sumenep yang masih penuh berbagai hambatan dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang memadai. Yang salah satunya pembangunan infrastruktur yang masih belum memadai serta kinerja tenaga pendidikan yang belum maksimal. “Kondisi tersebut juga karena di Sumenep terkendala dengan letak geografisnya yang memiliki banyak 126 pulau, sehingga banyak tenaga pendidikan yang kinerjanya tidak maksimal,”ujarnya. Ditambahkan, salah satu upaya yang mulai dilakukan yakni dengan pendataan domisili tenaga pendidikan serta tenaga kependidikan yang ada, serta dengan periodesasi Kepala Sekolah yang selama ini diakui akan meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik. ( Ren, Esha )