News Room, Selasa ( 03/03 ) Penemuan bukit batu akik di Dusun Parebbe en, Desa Nyabekan Timur, Kecamatan Batang-Batang yang sempat ramai diberitakan di beberapa media, karena banyaknya masyarakat yang penasaran dengan tempat tersebut, akhirnya dilirik juga oleh anggota DPRD Sumenep, hingga sejumlah anggota Komisi B turun langsung melihat ke lokasi.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Juhari, S.Ag kepada News Room, Selasa (03/03) mengaku, jika pihaknya sudah turun ke lokasi dan melihat langsung kebenaran lokasi yang banyak mengandung batu akik.
“Kami akan mengkaji terlebih dahulu. Bisa jadi, Komisi B akan merekomendasikan menjadi lokasi wisata batu akik, karena memang berdekatan dengan wisata Pantai Lombang,” ungkapnya.
Karena itu pihaknya berharap pihak eksekutif segera menerjunkan Tim untuk melakukan penelitian terhadap kualitas batu akik tersebut sebab, keberadaan batu yang menjadi fenomina tersebut akan berdampak positif pada perekonomian warga sekitar.
Diakui, keberadaan bukit batu akik tersebut, secara kasat mata batu-batunya memang terlihat bagus. Bahkan, sebagian anggota Komisi B juga mengambil batu-batu tersebut, termasuk Ketua DPRD Sumenep, H. Herman Dalikusuma juga membawa pulang bongkahan batu-akik tersebut.
“Kalau nantinya batu-batu tersebut memiliki kualitas bagus, hal itu tentu akan menambah perekonomian masyarakat.”tambahnya. ( Ren, Fer )