Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-05-2011
  • 658 Kali

Penerapan SLPTT Kepada Petani Di Kecamatan Guluk-guluk

News Room, Selasa ( 17/05 ) Melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang diterapkan di sejumlah Desa di Kecamatan Guluk-guluk diharapkan mampu meningkatkan swasembada pangan, khususnya terkait dengan melonjaknya produk kwalitas jagung dan kedelai hingga tahun 2014 nanti. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Guluk-guluk, Suryadi, SP kepada wartawan. Menurutnya, SLPTT dilakukan dengan menitik tekankan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), dalam hal ini petani. “Sebab, dengan SLPTT, para petani akan mengetahui tentang perbaikan mutu benih, bisa menggunakan kwalitas unggul (benih yang berlabel), serta bisa meningkatkan indek prestasi melalui lembaga Kelompok Tani,“ujarnya. Disamping itu tegas Suryadi, petani dapat melaksanakan pengendalian hama secara terpadu. Dan jika tanpa SLPTT sepertinya para petani akan kesulitan mengenali beragam macam pencegahan penyakit pada tanaman. Jadi, yang penting pula bagi para petani mereka akan lebih banyak mengenal bagaimana bercocok tanam yang baik sesuai dengan harapan untuk mendapatkan sumber penghasilan cendrung lebih melonjak. Bahkan, melalui program SLPTT, petani akan disediakan bantuan bibit unggul, pembelian sarana meliputi pupuk dan pengobatan. Ditambahkan, para petani memang dituntut untuk bisa memiliki pendidikan yang mengacu pada penguasaan bertani, karena ujung-ujungnya mengarah pada pendapatan dan penghasilan lebih maksimal. Kendati beragam problema alam dan lingkungan setempat. Namun petani terus diupayakan dapat menanggulangi dengan berbagai sistem yang telah mereka peroleh dari SLPTT. Disamping itu bentuk kemitraan antar petani dan pemerintah perlu dilakukan, sehingga hasil pertanian tidak sampai dikusai oleh para pengepul atau para tengkulak. Karena, kalau ada mitra dengan pemerintah harga barang akan sesuai dengan harga yang ditetapkan di pasaran nasional dan petani cendrung tidak mengalami kerugian. “Karena itu kestabilan antara peningkatan produksi dan keseimbangan harga barang di pasaran sangat kami harapkan agar petani tidak mengalami kerugian,”pungkasnya. ( Ren, Esha )