Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-09-2012
  • 521 Kali

Penerima Raskin Berkurang, Puluhan Warga Datangi BPS Sumenep

News Room, Selasa ( 04/09 ) Puluhan warga Kecamatan Kalianget, Selasa (04/09) pagi, mendatangi Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep. Mereka berunjuk rasa, guna memprotes turunnya jumlah penerima raskin di Kecamatan Kalianget. Warga yang sebagian besar merupakan ibu-ibu rumah tangga itu berteriak-teriak, karena sebagian besar warga miskin yang sebelumnya mendapatkan raskin, saat ini tiba-tiba namanya tidak lagi tercantum sebagai penerima raskin. Korlap aksi, Syarkawi menjelaskan, di Kecamatan Kalianget, ada 12 RT yang tidak pernah didatangi petugas pendataan BPS, tetapi data penerima raskin dinyatakan dari RT. “Ini merupakan sebuah kebohongan. BPS sudah membohongi masyarakat. Data itu adalah rekayasa”kata Syarkawi. Syarkawi menuntut tanggung jawab BPS terkait amburadulnya data penerima raskin. Apalagi berdasarkan pengakuan para Ketua RT, mereka tidak pernah didatangi petugas BPS. “Petugas BPS hanya bekerja di belakang meja. Tidak turun ke lapangan. Kami menuntut pertanggungjawaban Kepala BPS Sumenep,”terangnya. Syarkawi mengancam akan membawa kasus ini ke jalur hukum, jika BPS tidak mengindahkan tuntutan untuk melakukan pendataan ulang penerima raskin. Puas berorasi di BPS, para pengunjuk rasa bergerak ke kantor Pemerintah Kabupaten dan DPRD Sumenep. Sementara, Ketua Komisi A DPRD Sumenep, H. Abrory, S.Ag didepan pengunjuk rasa berjanji akan memanggil BPS dan pihak terkait lainnya, untuk membicarakan persoalan tersebut. “Kami akan memanggil BPS dan pihak terkait dalam hal ini bagian perekonomian setdakab Sumenep, pada Selasa (11/09) pekan depan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )