Media Center, Selasa ( 17/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dengan terbentuknya
kepengurusan Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) DPD-DPC
se-Kabupaten Sumenep, menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi umat.
“Saya berharap terbentuknya Peradaban di Sumenep sebagai momentum pengembangan entrepreneurship di kalangan santri harus terus dilakukan, agar kekuatan ekonomi umat Islam semakin maju di masa mendatang, sehingga umat Islam masa kini, tidak hanya sekedar meningkatkan ibadah formal saja.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Pelantikan Pengurus Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) DPD-DPC se-Kabupaten Sumenep masa bakti 2018-2022 di GNI Sumenep, Selasa (17/04).
Bupati menyatakan, hasil survei Bank Indonesia, kontribusi dari unit usaha pesantren masih relatif kecil, yakni 12 persen, penyebabnya ada beberapa kendala dalam pengembangan ekonomi pesantren, seperti pemasaran, jaringan, kapabilitas, dan permodalan.
Karena itulah, perlu revitalisasi entrepreneurship umat Islam apalagi jumlah penduduk muslim di negeri ini sebanyak 250 juta jiwa dan menempatkan Indonesia sebagai negeri berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.
“Kehadiran lembaga-lembaga perbankan dan keuangan syariah beberapa dekade akhir ini, bisa menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan santri entrepreneur, dengan harapan problematika usaha bisnis umat Islam dapat teratasi dengan bantuan perbankan syariah.” imbuhnya.
Bupati mengungkapkan, Peradaban juga harus mengikuti perkembangan teknologi informasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Itu dilakukan karena teknologi dan informasi menjadi salah satu faktor penting kemajuan bangsa, karena apabila mampu menguasai iptek akan mampu bersaing dengan bangsa lain bahkan menguasai bangsa lain.” pungkasnya. ( Yasik, Esha )