Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-05-2013
  • 824 Kali

Pengembangan Koperasi Dan UKM, Prioritas Pembangunan Di Sumenep

News Room, Rabu ( 29/05 ) Pengembangan Koperasi dan UKM, merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sumenep, sesuai dengan salah satu misi Kabupaten Sumenep, yakni mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang makin maju dan mandiri, dengan mendorong peningkatan kualitas pelaku usaha termasuk indutri kecil dan menengah, sehingga dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional. “Alhamdulillah, perkembangan Koperasi dan UKM di Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang signifikan,”ujar Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Temu Interaktif Pengembangan SDM Koperasi Dan UKM yang diselenggarakan atas kerjasama Kementrian Koperasi UKM dan Kabupaten Sumenep, di Hotel Utami Sumekar, Rabu (29/05). Ditambahkan, dari segi jumlah Koperasi dan UKM di Kabupaten Sumenep termasuk Kabupaten yang memiliki jumlah Koperasi dan UKM sangat luar biasa banyak. Untuk koperasi saja mencapai 1.225 unit dengan jumlah anggota mencapai 70.200 anggota, sementara UKM berjumlah 22.156 UKM. Mantapnya kelembagaan koperasi dapat dilihat dari meningkatnya permodalan koperasi dari sebesar Rp. 444 milyar di tahun 2011 menjadi Rp. 542 milyar lebih di tahun 2012. Itu menunjukkan, bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk mengembangkan Koperasi dan UKM, membuahkan hasil yang patut dibanggakan. Sebab disadari, bahwa Koperasi dan UKM merupakan tulang punggung perekenomian nasional dan daerah. Terbukti, pada saat timbul gejolak ekonomi di tahun 1998, hanya Koperasi dan UKM yang tetap eksis tak terpengaruh gejolah ekonomi tersebut. Atas keberhasilan pengembangan Koperasi dan UKM itu, pada tahun 2012 kemarin, Pemerintah Kabupaten Sumenep, meraih Penghargaan Paramadhana Utama Nugraha Koperasi dari Menteri Koperasi dan UKM. “Keberhasilan meraih penghargaan tersebut, salah satunya, karena Pemerintah Kabupaten Sumenep terus meningkatkan jumlah anggaran untuk menggerakkan Koperasi dan UKM. Yakni, pada tahun 2010 hanya Rp. 1,4 milyar, tetapi pada tahun 2012 naik menjadi Rp. 4,1 milyar,”tambahnya. Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Iman Trisnohadi, SH, M.Si menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mensinergi dan mengembangkan dunia usaha dikalangan lembaga pendidikan, khususnya di Ponpes, serta untuk memberdayakan ekonomi masyarakat pelaku UKM melalui pengembangan koperasi. Peserta terdiri dari 50 orang dari pengurus UKM, LKM, KPRI, Kopwan, KSB dan KUD. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Dinas Koperasi dan UKM Sumenep dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI. Hadir dalam kesempatan tersebut yang juga sebagai penyaji, Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Anang Rahman, ST, MM. ( Ren, Esha )