Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-11-2010
  • 454 Kali

Penipuan Pengangkatan CPNS Timpa 3 Warga Sumenep

News Room, Jum’at ( 05/11 ) Sebanyak 3 orang warga masyarakat Sumenep menerima surat pemanggilan untuk pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) palsu. Penipuan pengangkatan CPNS itu terungkap, setelah ke 3 korban mendatangi Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumenep. Sekretaris BKPP Kabupaten Sumenep, Drs. H. Abd. Salam Qodri, M.Si mengatakan, pihaknya memang kedatangan tamu 3 orang warga masyarakat yang ingin mengklarifikasi keabsahan surat pengangkatan dirinya sebagai CPNS dari BKD Jawa Timur tentang pemanggilan untuk pengangkatan CPNS. Untuk mengetahui kepastian dan kebenaran surat itu, pihaknya berkoordiansi dengan BKD Jawa Timur, dan ternyata dari hasil koordinasinya itu, BKD Jawa Timur menegaskan, bahwa surat pengangkatan CPNS itu palsu. ”BKD Propinsi Jawa Timur secara tegas mengatakan, surat pengangkatan CPNS yang diterima oleh ke 3 orang itu palsu, sebab BKD Propinsi Jawa Timur tidak pernah mengeluarkan surat pemanggilan/perintah pada mayarakat terkait dengan pengangkatannya sebagai CPNS,”tegasnya. H. Abd. Salam Qodri menyatakan, untuk mengantisipasi aksi penipuan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab, BKD Propinsi Jawa Timur sudah mengelurkan surat edaran pada Bupati/Walikota se Jawa Timur yang isinya, BKD Jawa Timur tidak pernah mengeluarkan surat pemanggilan/perintah terkait dengan penghadapan seorang tenaga honorer pada Bupati/Walikota untuk pemberkasan CPNS. Bahkan, Bupati Sumenep juga menindak lanjuti surat BKD Jawa Timur itu pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar berhati-hati dan tidak percaya, jika menerima surat semacm itu, sebab surat itu jelas palsu. Sementara modus penipuannya, ke 3 orang itu mendapat surat pemanggilan dari BKD Propinsi Jawa Timur terkait proses pengangkatannya sebagai CPNS, dan yang bersangkuatn diminta menghadap ke BKPP Kabupaten Sumenep, dan BKD Kabupaten Pamekasan pada tanggal 27 Oktober 2010 pukul 09.00 WIB. Anehnya, dalam surat itu tidak menjelaskan alamat ke 3 warga masyarakat Kabupaten Sumenep, termasuk tahun pengangkatannya, hanya saja, dalam surat itu tercantum nama dan pendidikan yang bersangkutan. Sedangkan ke 3 warga Sumenep yang menerima surat pemanggilan itu, yakni Abd. Rahman pendidikan SMA penempatan di Pemerintah Kabupaten Sumenep, Maswan A.Ma pendidikan D-2 PGSD penempatan di Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan Sulastri. A.Mak pendidikan D-3 penempatannya di Pemerintah Kabupaten Pamekasan. ( Yasik, Esha )