News Room, Kamis ( 02/08 ) Arus transportasi laut ke sejumlah kepulauan Sumenep, dari pemberangkatan Pelabuhan Kalianget masih terlihat lancar dan belum terjadi lonjakan penumpang. Seperti halnya lintasan Kalianget-Kangean dan Kalianget-Jangkar (Situbondo), belum terlihat ada peningkatan. Bahkan, untuk kapal Express Bahari 3C yang berangkat Kamis (02/08) pagi, dengan tujuan Kangean terlihat sepi. Kepala Cabang PT. Sakti Inti Makmur (SIM) Kalianget, Barata Kurniawan mengatakan, pada pemberangkatan Kamis pagi, armadanya hanya mengangkut 230 penumpang. Jumlah ini dibawah kapasitas kapal cepat sebanyak 241 orang. “Jadi, sekarang belum ada tanda-tanda kenaikan jumlah penumpang. Sejak awal puasa penumpang biasa-biasa saja. Kami juga pernah mengangkut penumpang dibawah 100 orang. Karena pelayanan, ya kami tetap beroperasi,”kata Barata Kurniawan, Kamis (02/08). Barata mengungkapkan, dengan kondisi tersebut, pihaknya belum berencana untuk merubah jadwal pemberangkatal kapal seperti penambahan jadwal. “Untuk saat ini, kami belum merubah atau menambah jadwal kapal. Kita berangkat sesuai jadwal kapal yang lama,”terangnya. Jika mengacu pada pengalaman tahun lalu, kata Barata, lonjakan jumlah penumpang itu baru terjadi H-3 lebaran. “Kami prediksi lonjakan jumlah penumpang akan terjadi pada H-3 lebaran. Kalau sekarang penumpang masih normal baik yang dari Kalianget maupun Kangean,”ungkapnya. Kondisi serupa juga terjadi pada lintasan Kalianget-Jangkar (Situbondo). Hingga Kamis (02/08) ini, belum ada lonjakan penumpang. Kepala Cabang PT. Dharma Lautan Utama (DLU), Wiweko Agung Wicaksono, menyatakan, jumlah penumpang jalur Kalianget-Jangkar hanya berkisar antara 50-60 penumpang, sama dengan hari-hari sebelumnya. “Penumpang masih stabil, sama seperti hari sebelum puasa,”kata Wiweko. Wiweko memprediksi, lonjakan penumpang akan terjadi pada H-10 lebaran. dan, pihaknya berharap, pada lebaran ini tidak terjadi cuaca buruk seperti tahun lalu, karena lebaran nanti bertepatan dengan pertengahan bulan Agustus yang merupakan cuaca laut setiap tahun terjadi buruk. “Mudah-mudahan tidak terjadi cuaca buruk, kalau buruk kami juga tidak bisa berbuat apa-apa,”pungkasnya. ( Nita, Esha )