News Room, Jumat ( 23/01 ) Penyakit Cikungunya mulai serang warga kepulauan. Banyaknya warga di Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, yang diduga terserang penyakit chikungunya. Karena, dari beberapa gejala yang dialami warga setempat, hampir sama dengan gejala penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti.
Camat Kangayan, Drs. Zulkarnain kepada wartawan mengakui jika akhir-akhir ini banyak menerima laporan dari warga soal merambahnya penyakit yang diduga chikungunya tersebut.
Karena indikasinya seperti terserang penyakit cikungunya, seperti panas, demam, pegal dan semacamnya.
“Memang, selama ini masih belum ada tindakan medis, tapi kami sudah melakukan sosialisasi, agar masyarakat bisa melakukan pencegahan dengan cara membersihkan sarang nyamuk, utamanya di lingkungan pemukiman penduduk,"ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak petugas kesehatan, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep. Bahkan informasinya untuk obat-obatan dan alat Voging sabtu besok sudah mau dikirim.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa diatasi, sehingga masyarakat bisa terhindar dari penyakit chikungunya,"tanbahnya.
Sementara salah satu warga setempat Afifi Rahman, mengaku resah dengan merambahnya penyakit chikungunya itu. Sebab, dapat mengganggu terhadap aktifitas sehari-hari.bahkan, banyak warga disama yang mengeluh, lantaran aktifitasnya terganggu akibat penyakit cikungonya itu.
”Karena disini tidak ada laboratorium untuk mengetahui, maka anggapan masyarakat terserang penyakit chikungunya. Karena, dilihat dari gejala yang dialami hampir sama,” terangnya. ( Ren, Esha )