Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-10-2009
  • 682 Kali

Perhatikan Tempat Bersejarah Agar Tidak Punah

News Room, Kamis ( 01/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya memperhatikan keberadaan cagar budaya dan tempat-tempat bersejarah yang ada di Sumenep, agar tidak sampai punah, dengan membangun berbagai sarana dan prasarana yang dapat menjadi akses sejarah dimasa mendatang. Kepala Bidang Pembangunan Sarana dan Lingkungan Pemukiman Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, H. Abd. Hadi, ST mengungkapkan, disamping pembangunan jalan kebeberapa sarana lingkunan pemukiman, Dinas PU. Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep juga melaksanakan kegiatan pembangunan sarana jalan maupun sarana lainnya, seperti pagar ke tempat-tempat yang mengandung sejarah. Seperti halnya keberbagai kawasan Asta yang sebelumnya belum tersentuh oleh pembangunan sarana jalan dan sebagainya. Beberapa jalan menuju ke tempat-tempat bersejarah untuk tahun 2009 ini cukup banyak tersebar diberbagai Kecamatan hingga kepulauan. “Untuk Kecamatan Kota Sumenep misalnya, seperti pembangunan jalan menuju Asta Bujuk Aceh di Kelurahan Bangselok, termasuk pagar bujuk tersebut,”ujar H. Abd. Hadi. Sedangkan untuk pembangunna jalan di Kelurahan Karangduak dibangun jalan dan pagar Asta Pangeran Lor dan Wetan. Dan di Desa Pakondang Kecamatan Rubaru dilaksanakan di jalan menuju bujuk Ki Agung Beleng, sementara untuk di kepulauan Giligenting juga dilakukan pembangunan jalan menuju ke Bujuk Nyai Sariti, serta beberapa tempat bersejarah lainya. Pembangunan jalan dan pagar di tempat-tempat bersejarah itu menurut H. Abd. Hadi untuk tetap melestarikan tempat-tempat bersejarah tersebut, agar tidak punah, dan tetap bisa dikunjungi oleh masyarakat, baik di dalam maupun luar Kota Sumenep. Karena itu diharapkan masyarakat juga dapat berperan aktif menjaga kelestarian tempat-tempat bersejarah tersebut. Bahkan, apabila menemukan tempat dan bangunan bersejarah yang hampir tidak tersentuh diharapkan memberitahukan kepada pihak terkait, agar bisa menjadi sasaran pembangunan untuk menjaga kelestarian cagar budaya dan sejarah yang ada di Bumi Sumekar ini. ( Ren, Esha )