News Room, Kamis ( 07/02 ) Terjadinya perilaku tindakan asusila dan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sumenep yang kerap terjadi akhir-akhir ini mendapat reaksi keras dari berbagai elemen, termasuk dari kalangan birokrasi. karena itu, akan ada upaya konkrit yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memberikan pendampingan dan perlindungan terhadap korban. Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si kepada sejumlah wartawan di Gedung DPRD Sumenep, Kamis (07/02) mengungkapkan, pihaknya sangat menyesalkan perilaku tindakan asusila yang baru saja menimpa seorang siswi Madrasah di Sumenep. Karena itu, pihaknya mengharapkan lembaga terkait untuk menindak lanjuti persoalan tersebut. “Meskipun itu bukan dalam kewenangan kami, namun melalui Komisi Perlindungan Anak, nantinya perlu dilakukan mediasi untuk mengusut kasus tersebut,”ujarnya. Dikatakan, pihaknya melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep nantinya, bisa memediasi kasus tersebut, agar ditindak lanjuti melalui Tim di Komisi Perlindungan Anak. Hal itu diharapkan, dapat membuat jera pelaku dan menjadi pelajaran agar tidak terjadi dimasa-masa yang akan datang. Dengan melakukan upaya pendampingan dan advokasi bagi korban hingga tuntas, agar pelaku tidak semena-mena dan dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Kami tetap harapkan ada komonikasi dengan semua pihak, untuk menanggulangi persoalan tersebut,”pungkasnya. ( Ren, Esha )