Sumenep Kominfo News Room : Kepala Bidang Layanan Perpustakaan dan Pelestarian Perpustakaan, Badan Perpustakan Jawa Timur, Taufik Fauzi memaparkan, kondisi Perpustakaan dikalangan Pondok Pesentren hingga saat ini masih kurang memuaskan, karena sebagian Pondok Pesantren, terutama yang masih menerapkan pola lama, kurang mengimbangi perkembangan kemajuan ilmu pengetahun. Dikatakan pula oleh Taufik Fauzi, ketika menghadiri salah satu kegiatan di Hotel Safari beberapa waktu lalu, pihaknya menyambut baik terhadap kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep yang memiliki kepedulian membina Perpustakaan di dunia Pondok Pesantren, mengingat gejala umum yang muncul di Jawa Timur, Departemen Agama sebagai Induk dari Pesantren terkesan setengah hati dalam mengembangkan Perpustakaan di kalangan Pondok Pesantren. Taufik fausi mengaku, untuk menghadirkan pola paradigma baru, memang harus ada kemauan dan komitmen bersama, antara Departemen Agama, Badan Perpustakan dan kalangan Pondok Pesantren itu sendiri. Namun yang terpenting kunci untuk mensukseskan paradigma baru, yang harus dilakukan yakni kontineuitas pembinan dan pantauan, sehingga menumbuhkan image bahwa Perpustakaan bukan gudang buku, melainkan gudang pengetahuan disegala bidang disiplin ilmu. Apabila tidak melakukan langkah seperti itu, kata Taufik Fausi citra Perpustakaan bukan sebagai gudang buku, tapi gudangnya ilmu pengetahuan tidak akan tercapai. ( Yasik,Ong,Soek )