Bluto-Kominfo News Room : Kerapan sapi tradisional merupakan budaya masyarakat Madura yang tidak mungkin terhapuskan begitu saja. Hal ini ditegaskan Camat Bluto Drs. Moh. Taufik, MM. saat memimpin Rapat panitia kerapan sapi tradisional tingkat Eks. Pembantu Bupati Bluto, Sabtu (14/07), di Lapangan Bungbungan Kecamatan Bluto, yang diikuti sebanyak 18 pasang sapi. Taufiq lebih jauh mengungkapkan, kerapan sapi tradisional sementara ini, hanya dimiliki oleh orang tertentu saja yang dijadikan sebagai ladang bisnis untuk mendapatkan keuntungan belaka, sehingga masyarakat penggemar kerapan sapi di tingkat pedesaan tidak lagi bergairah atau berminat memelihara kerapan tersebut. Sehingga sapi piaraan mereka cendrung dijadikan sapi perahan saja. Untuk itu diharapkan, agar tetap memelihara kerapan sapi tradisional ini yang telah menjadi budaya masyarakat Madura di Lefel Internasional, dalam rangka menyedot wisatawan domistik maupun manca Negara, guna menambah Devisa Negara khususnya di Kabupaten Sumenep. Adapun para pemenangnya antara lain sebagai berikut ; Juara 1 dari bagian kalah diraih sapi se Joko Melleng milik Afin dari Jambu Kecamatan Lenteng, juara 2 sapi se Ninja 2007 milik Adit H. Buzairi Kecamatan Saronggi dan juara 3 sapi se Pesawat milik H. Moh. Suri Kecamatan Saronggi. Sedangkan dari bagian menang, Juara 1 diraih sapi se Bintang Pamongkas milik Alwi Siraj dari Pagarbatu Saronggi, juara 2 sapi se Mega Bintang milik Hengky Irawan Bungbungan Bluto dan juara 3 sapi se Selendang biru milik A.Rofik Bungbungan Bluto. Sementara untuk Tingkat Eks Pembantu Bupati Kota Sumenep, Minggu kemarin (15/07) yang dilaksanakan di Lapangan Giling Sumenep dan juaranya sebagai berikut ; Bagian Menang juara 1 sapi se Bintang Sakti milik Mufti Sumenep, juara 2 se Astronot milik Ramadhan Kolor Sumenep dan juara 3 se Tanpa nama milik Liza Pamolokan Sumenep, sedangkan Bagian dari Kalah, Juara 1 sapi Kor Mipet milik Matlawi Abdullah Kepanjin Sumenep, juara 2 Indrajid milik Jup Manding Sumenep dan juara 3 sapi Lanang Sejati milik Abdus Manding Sumenep. ( Mur,Jup 01, Soek )