Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-02-2019
  • 465 Kali

Peserta Tes PPPK Di Sumenep Nilainya Di Bawah Ambang Batas

Media Center, Senin ( 25/02 ) Tenaga Honorer yang masuk Kategori Dua (K-2) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah selesai mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (23-25/02/2019).

Hasilnya, tes yang dilaksanakan secara Computer Assisted Test (CAT), ternyata empat puluh enam persen atau sebanyak empat ratus empat puluh enam dari sembilan ratus tujuh puluh peserta, tidak memenuhi nilai ambang batas atau passing grade.

“Sesuai hitungan manual kami, sekitar lima ratus dua puluh empat peserta yang memenuhi passing grade. Sisanya sebanyak empat ratus empat puluh enam peserta nilainya di bawah ambang batas,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, R. Titik Suryati, SH, MH, Senin (25/02/2019).

Ia menuturkan, secara resmi pihaknya belum menerima hasil tes peserta PPPK dari Proktor UNBK sebagai penanggung jawab tes CAT ini. Namun, hitungan manual sudah ada. Nilai passing grade pada rekrutmen PPPK tahun 2019 ini delapan puluh, meliputi enam puluh lima dari nilai tes kompetensi dasar, dan lima belas dari nilai wawancara.

"Dari total peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas, dua peserta di antaranya dari penyuluh pertanian, dan sisanya dari K-2 guru," paparnya.

Titik juga mengungkapkan, untuk kepastian lulus tidaknya peserta tes PPPK itu adalah kewenangan MenPAN RB. Kabupaten hanya menyediakan tempat pelaksanaan tes saja.

“Kita tunggu saja keputusan dari MenPAN RB mengenai kelulusan tes PPPK tersebut. Termasuk tahapan berikutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak sembilan ratus tujuh puluh peserta ikut tes selama dua hari (23-25/02/2019) dengan program CAT. Pada rekrutmen PPPK tahun 2019 ini sebanyak dua formasi, yakni penyuluh pertanian dan eks guru Kategori Dua (K2).

Sesuai formasi yang diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kabupaten Sumenep mendapatkan jatah sebanyak seribu tiga ratus sembilan puluh orang, namun pendaftar hanya sebanyak sembilan ratus tujuh puluh orang peserta. ( Nita, Esha )