News Room, Kamis ( 06/05 ) Dari 13.655 siswa peserta Ujian Nasional (Unas) setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebanyak 159 siswa dinyatakan tidak lulus Unas 2010. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, sebanyak 159 siswa yang tidak lulus Unas, terdiri dari SMPN, SMPS dan SMP Terbuka sebanyak 70 siswa dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 89 siswa. Sebanyak 70 siswa SMP yang tidak lulus itu perincianya, siswa SMP Negeri sebanyak 36 siswa, SMP Swasta sebanyak 14 siswa, dan SMP Terbuka sebanyak 20 siswa. â€ÂPersentase kelulusan siswa SMP dari 5.761 siswa peserta Unas yang tidak lulus sebanyak 70 siswa, sehingga mencapai mencapai 98,79 pesren, sedangkan untuk siswa MTs dari 7.894 siswa, yang tidak lulus 89 siswa, atau persentase kelulusannya mencapai 98,88 persen,â€Âtegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, pengumuman kelulusan siswa setingakat SMP se Kabupaten Sumenep serentak pada tanggal 7 Mei 2010 pukul 10.00 WIB. Pihaknya berharap lembaga pendidikan setingkat SMP untuk melarang siswa-siswinya dalam meluapkan kegembiraan pelulusan dengan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan. â€ÂTolong saat pengumuman pelulusan sekolah harus memperketat pengawasan dan melarang siswa-siswinya melakukan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan, karena itu bisa mencoreng nama baik sekolah. Dan sebaiknya siswa melakukan kegiatan yang positif untuk mensyukuri keberhasilan dalam ujian nasioanal,“ ungkapnya. ( Yasik, Esha )