News Room, Senin ( 20/04 ) Keberadaan masyarakat di tingkat Desa dan Kelurahan perlu diberdayakan, agar mampu mengembangkan kegiatannya secara mandiri, dan untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan seorang kader. Hal itu disampaikan Penanggung Jawab Operasional Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PJOK PNPM-MP) Kecamatan Ambunten, Mustajab Heri, ketika membuka Pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), bertempat di Balai Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten, Rabu (24/02). Mustajab Heri selanjutnya mengatakan, pelatihan kader ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai mitra kerja Pemerintah Desa dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat Desa. “Melalui pelatihan ini juga diharapkan dapat memahami kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat,â€Âkatanya. Dikatakan, anggaran PNPM-MP tahun 2010 turun sebesar 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai sebesar Rp. 3 milyar. Hal ini disebabkan karena makin menurunnya warga masyarakat miskin. Ia juga berharap, agar nantinya para kader bisa bertugas sesuai petunjuk teknis operasional PNPM-MP. Sedangkan materi pelatihan meliputi, Dinamika kelompok, Kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat, Pemerintahan Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa dan praktek kaji lapang. Sementara itu, pada acara yang diikuti 75 orang peserta dari seluruh Desa itu, dan berlangsung selama 2 hari. Bertindak sebagai pemateri yaitu, Sekretaris Kecamatan Ambunten, Joko Sigit Suparaworo, AP, Febriyanto, ST selaku Fasilitator Kecamatan (FK), dan Ny. Ana, ST. ( JuP-08, Esha )