Media Center, Sabtu ( 06/10 ) Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dilaksanakan di Kecamatan Ganding sudah berjalan sejak tahun 2008 dan sudah mengawali akreditasi di tahun 2016 untuk program kejar paket B dan C. Sedangkan di Jawa Timur hingga saat ini baru ada 18 PKBM yang sudah terakreditasi.
Koordinator PKBM Kecamatan Ganding, Ahmad Buhari, pada Gebyar Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri di Gedung KORPRI Sumenep, Sabtu (06/10) mengungkapkan, sejumlah kegiatan PKBM di Kecamatan Ganding diantaranya pelaksanaan pendidikan di luar sekolah seperti program kesetaraan Paket A, B dan C, kewirausahaan dan taman bacaan serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
“Beberapa produk yang dihasilkan melalui kegiatan keterampilan masyarakat oleh PKBM Kecamatan Ganding disamping kegiatan kesetaraan seperti usaha batik, menjahit, produk kopi bubuk, dan otomotif.” ungkapnya.
Bahkan, diakui Ahmad Buhari jika setiap tahun rata-rata kegiatan kesetaraan di Kecamatan Ganding meluluskan 30 orang di setiap kelasnya. Karena itu diharapkan kegiatan PKBM ini akan terus berjalan dan mendapat support dari pemerintah agar kebutuhan masyarakat bisa terus terpenuhi.
Karena disamping dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang belum bisa menikmati pendidikan formal juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan keterampilan yang terus berkembang. Sehingga, kesejahteraan masyarakat juga bisa berkembang dan sejahtera.
“Syukurlah dengan terakreditasinya PKBM kami tentunya akan menjadi prioritas untuk mengelola Bantuan Operasional Peyelenggaraan (BOP) dan mampu berdayakan masyarakat.” tandasnya. ( Ren, Fer )