Sumenep-Kominfo News Room : Dalam rangka penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Indonesia kembali menggulirkan Program Keluarga Harapan (PKH) mulai 2007. Program bantuan dana tunai ini sangat berbeda dengan BLT (Bantuan Langsung Tunai), yang sebelumnya pernah diberikan kepada masyarakat miskin. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, H. Saiful Anwar, SH, M.Si dalam rapat koordinasi Tim PKH, Jumat pagi (25/05) di ruang rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep. Dalam arahannya, H. Saiful mengatakan, bahwa PKH merupakan program pemerintah yang sasarannya adalah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). RTSM tersebut akan mendapat bantuan antara Rp. 600.000,00 hingga Rp. 2.200.000,00 per- tahun, yang semuanya didanai oleh pemerintah pusat. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Sumenep hanya bertindak sebagai fasilitator. Kriteris keluarga penerima dana PKH adalah keluarga sangat miskin, dengan persyaratan harus ada ibu hamil, dan ada anak usia sekolah. Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan langsung kepada ibu. Tujuan digulirkannya PKH ini menurut H. Saiful adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan SDM, terutama pada kelompok masyarakat miskin, meningkatkan kondisi sosial ekonomi, taraf hidup anak-anak, meningkatkan status kesehatan, dan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Masalah pendataan bagi yang berhak menerima PKH pun lebih detail, dibandingkan program BTL yang pernah digulirkan beberapa waktu lalu. Tim survey sepenuhnya dilakukan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) dengan penuh ketelitian, dan saat ini sudah memasuki tahap II untuk diverifikasi. Hingga saat ini terdapat 13.951 KK yang nantinya berhak untuk mendapatkan bantuan. Adapun 12 Kecamatan yang akan menjadi tempat PKH digulirkan antara lain, Kecamatan Kota Sumenep, Saronggi, Gili genting, Talango, Guluk-Guluk, Batang-Batang, Lenteng, Batuan, Ganding, Dasuk, Gapura, dan Kecamatan Masalembu. H. Saiful menambahkan, bahwa tidak seperti bantuan dana BLT, nantinya akan ada pendampingan untuk program PKH ini. Tanggal 28 hingga 31 Mei 2007 mendatang akan dilaksanakan seleksi Pendamping. Setelah melalui kualifikasi, hingga saat ini terdapat 186 pendaftar yang nantinya akan diambil 48 orang pendamping, yaitu sebanyak 4 orang pendamping untuk masing-masing Kecamatan. ( Adjie, Esha )