Sumenep Kominfo News Room : Dengan Tema Budayakan Siaga Bencana, PMI Cabang Sumenep, dalam rangka Hari Ulang Tahun PMI yang ke 61, tahun ini telah membentuk Pos Pertolongan Siaga, yang sifatnya seperti P3K di 3 Kecamatan, yakni di Kecamatan Pragaan, Guluk-guluk dan Kecamatan Kalianget. Adapun lokasi penempatan Pos berada di pinggir jalan raya, namun demikian, ke depan pihaknya akan mengupayakan masing – masing Kecamatan ada Pos Pertolongan Siaga, sehingga jika ada bencana alam di salah satu daerah bisa ditangani secara cepat. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PMI Cabang Sumenep Drs. H. Kurniadi Wijaya, Msi. ketika ditemui News Room, Senin pagi (18/09). Bahkan kata Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial ini, Hari Ulang Tahun PMI tahun ini, pihakya telah berkoordinasi dengan Tim Satlak PBP Kabupaten Sumenep, untuk membentuk Tim Satuan Siaga Bencana (SATGANA) yang anggotanya sebanyak 20 orang. Pembentukan Tim SATGANA itu, tujuannya untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena bencana alam. H. Kurniadi Wijaya menerangkan, keberadaan PMI Cabang Sumenep, dari setiap tahun memang mengalami peningkatan, terutama dalam bidang sarana peralatan yang menunjang aktivitas PMI, kendati demikian kalangan masyarakat masih saja melontarkan tudingan miring terhadap Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI, bahwa selama ini keberadaannya hanya untuk menjual darah kepada masyarakat, pada hal jelas H.Kurniadi Wijaya UTD PMI menarik biaya untuk pembelian peralatan seperti kantong darah dan reagen. Menyoal perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap PMI, H. Kurniadi Wijaya mengaku, sejak tahun 2005 lalu, Pemerintah Kabupaten Sumenep, telah mengucurkan dana bantuan untuk pembanguna PMI, terbukti keberadaan PMI terkait dengan sarana peralatan lebih baik dari tiga tahun yang lalu. ( Yasik, Soek )