News Room, Rabu ( 14/08 ) Proses sortasi surat suara (SS) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mendapatkan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian Resort (Polres) setempat. Sedikitnya dua personel kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang disiagakan di Kantor KPU Sumenep. Bahkan, untuk memastikan pelaksanaan sortasi SS Pilgub Jatim berjalan aman dan lancar, Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, Rabu (14/08) pagi, meninjau langsung proses sortasi SS di Kantor KPU. Selain itu, anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sumenep juga mengamati jalannya sortasi SS tersebut. Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko mengatakan, hasil pantauan yang dilakukannya sortasi SS Pilgub Jatim dan logistik lainnya aman-aman saja. Namun, pihaknya tetap menempatkan personil bersenjata lengkap guna melakukan penjagaan di KPU demi kelancaran pelaksanaan pemilu. “Anggota polisi sudah ditempatkan di KPU, dua personel tiap hari lengkap dengan senjata. Ini hanya memastikan tidak akan terjadi tindakan yang memicu terjadinya gagalnya pilgub,”kata Kapolres, Rabu (14/08). Selain dua personel yang disenjatai, lanjut Kapolres, sebanyak 40 anggota yang tergabung dalam UKL dan 6 personel akan melakukan penjagaan kantor KPU dengan sistem mobile, mulai pelaksanaan sortasi dan pendistribusian logistik hingga pemungutan suara. “Kami tidak mau kecolongan terhadap tindakan yang akan menggagalkan pelaksanaan Pilgub Jatim di Sumenep ini,”tegasnya. Menurutnya, secara umum situasi di Sumenep menjelang pelaksanaan Pilgub ini masih relatif kondusif, tidak ada gejala apapun yang dinilai akan menghambat proses Pilkada Jatim. “Saat ini kondisi di Sumenep aman-aman saja, baik di daratan maupun di kepulauan,”terangnya. Sementara, Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, ST, MT mengungkapkan, selama 5 hari mulai Rabu (14/08) hingga Minggu (18/08) nanti, pihaknya melakukan sortasi surat suara Pilgub Jatim, untuk memastikan tidak adanya surat suara yang rusak dan jumlah suara lengkap sesuai yang dikirimkan KPU Jatim. “Hasilnya sortasi sementara memang ada sebagian surat suara yang rusak dan ada tulisan yang tidak bertanggung jawab, jumlahnya masih belum diketahui,”ujarnya. Sesuai surat pengantar dari KPU Jatim, surat suara yang diterima KPU Sumenep sebanyak 883.444 surat suara, ditambah 2,5 persen sebagai cadangan sebanyak 22.086 surat suara. ( Nita, Esha )