News Room, Rabu ( 02/01 ) Posyandu dan revitalisasi posyandu telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2005, dengan rangkaian kegiatan secara menyeluruh dengan sasaran memantapkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan masyarakat Desa/Kelurahan terhadap resiko dan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Demikian disampaikan dr. Hj. Anita Wati di ruang kerjanya kepada News Room Rabu (02/01). Selanjutnya dr. Anita mengatakan, kesehatan bagi sebagian penduduk yang terbatas kemampuannya serta berpengetahuan rendah perlu diperjuangkan secara terus menerus dengan cara mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan memberdayakan kemampuan mereka. Sementara hasil cakupan yang diperoleh dari program posyandu meliputi suntikan 15 akseptor, pil mandiri 24 akseptor, IUD 1 akseptor dan implant 2 akseptor. Juga dilakukan pelayanan immunisasi ibu hamil dan balita. ( JuP-01, Fery )