News Room, Jum’at ( 25/11 ) Masih banyaknya masyarakat yang lebih mempercayakan persalinan bayi kepada dukun dari pada tenaga medis yang ada sejumlah Desa di Kecamatan Manding, perlu terus dilakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat maupun dukun yang bersangkutan, sehingga pelan-pelan mereka menyadari untuk melibatkan bidan maupun dokter dalam setiap persalinan. Hal tersebut diungkapkan dr. Darmawan Eko S, yang bertugas di UPT Puskesmas Kecamatan Manding, tadi siang Jum’at(25/11). Menurutnya, dalam pelaksanaan seluruh program kerja di Puskesmas tersebut di perkirakan 75 persen terlaksana. Hanya saja, masih ada kendala terkait dengan program persalinan yang masih tergolong belum maksimal. “Jadi, kami sadari ini merupakan tugas berat, dalam memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk mengikuti seluruh program kesehatan oleh pemerintah,”ujarnya. Karena itu, tegas dokter muda ini, pihaknya bersama para tenaga medis yang ada di Kecamatan Manding, terus ekstra memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam setiap momentum pertemuan dengan masyarakat. Bahkan, jika perlu dilakukan door to door untuk lebih menyentuh masyarakat hingga ke pelosok desa. Termasuk, dengan melibatkan para bidan Desa yang ada di masing-masing Desa di Kecamatan Manding. Disamping itu pemberian informasi yang tidak sepotong-sepotong kepada masyarakat, sehingga mereka bisa menerima dengan jelas manfaat dalam memeriksakan kesehatan kepada petugas. Serta berbagai persyaratan adminitrasi yang terkadang masih belum dimengerti dan mengakibatkan mereka malas untuk berobat ke Polindes, Puskesmas dan seterusnya. “Misalnya saja pelayanan bagi masyarakat miskin pemilik kartu Jamkesmas serta mereka tidak memiliki kartu Jamkesmas, sehingga bisa dipermudah dengan Surat Pernyataan Miskin (SPM) dan sebagainya,”ungkasnya. ( Ren, Esha )