Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-05-2013
  • 374 Kali

Program P2A Bantu Kurangi Angka Putus Sekolah Di Sumenep

News Room, Sabtu ( 25/05 ) Program Pengurangan Pekerja Anak (P2A) melalui Program Keluarga Harapan yang kembali dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, mendapat respon Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Sebab, P2A-PKH tersebut merupakan sebuah gerakan bersama yang dilaksanakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai bentuk pelaksanaan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ach. Shadik, M.Si kepada News Room menjelaskan, pada dasarnya program P2A-PKH merupakan bentuk program setelah adanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), kemudian bantuan siswa miskin dan selanjutnya PKH. “Karena kemungkinan masih ditemukan adanya pekerja anak yang seharusnya masih wajib belajar dan mengenyam pendidikan, kemudian kembali ada gerakan melalui P2A-PKH,”ujarnya. Dijelaskan, melalui P2A-PKH yang dilaksanakan di Sumenep, akan semakin mengurangi anak putus sekolah, sehingga tidak ditemukan lagi anak di usia sekolah yang berhenti, karena harus menjadi bekerja dan sebagainya. Bahkan, Kabupaten Sumenep saat ini dalam Angka Partisipasi Kasar (APK) sudah sangat tinggi, yakni diangka 127 persen. Sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) di Kabupaten Sumenep sudah mencapai 99 persen. “Bisa dikatakan angka putus sekolah di Kabupaten Sumenep hampir tuntas, apalagi dengan danya program diberbagai lintas sektor yang ada, seperti PPA-PKH,”tambahnya. ( Ren, Esha )