News Room, Jum’at ( 06/11 ) Program padat karya yang dilaksanakan di 12 Desa dan Kecamatan di Kabupaten Sumenep melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, saat ini baru terlaksana 8 lokasi, sedangkan 4 lokasi lainnya akan segera menyusul dalam bulan Nopember ini, khususnya untuk pelaksanaan di kepulauan. Hal tersebut diuangkapkan Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sumenep, Drs. H. Junaidi, M.Si kepada sejumlah wartawan tadi pagi, Jumat (06/11) di kantornya. Menurutnya, dari pelaksanaan kegiatan program padat karya itu betul-betul mendapat respon positif masyarakat. Sebab, dalam pelaksanaannya betul-betul memberdayakan masyarakat sekitar sebagai pekerja, serta mendapat upah sesuai pekerjaan mereka. “Program padat karya ini memang memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pendapatan masyarakat, peningkatan ketrampilan, memperlancar lalu lintas perekonomian, serta menumbuh kembangkan gotong-royong,â€Âujar H. Junaidi. Diakui, mantan Kepala Bidang Bina Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumenep ini, ternyata animo masyarakat terhadap program padat karya cukup tinggi. Terbukti, sedikitnya sebanyak 80 orang dari masing-masing Desa yang memperoleh program padat karya, berpartisipasi secara gotong-royong dan bekerja sekitar 4 minggu. Dijelaskan, setiap hari masyarakat hanya dipekerjakan selama 5 jam dengan bayaran Rp. 20.000,00/orang. Meski rata-rata masyarakat masih belum memiliki keahlian di bidang infrastruktur, namun dengan semangat gotong-royong mereka bisa melaksanakan program padat karya sesuai waktu yang ditentukan. ( Ren, Esha )