Sumenep-Kominfo News Room : Pelaksanaan perbaikan Run Way Lapangan Terbang (Lapter) Trunojoyo Sumenep diduga ada sebagian yang tidak sesuai dengan bestek. Akibatnya, pekerjaan proyek yang menelan biaya sekitar Rp.1,6 milyar itu dihentikan sementara waktu. Ditemui disela-sela kunjungan lapangan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminollah, MM menerangkan, sebagai tindak lanjut untuk membuktikan kebenaran laporan konsultan pengawasan dan LSM tentang adanya indikasi pekerjaan Run Way Lapter Trunojoyo tidak sesuai dengan bestek, pihaknya akan melakukan uji laboratorium di Surubaya. Jika dari hasil uji laboratorium itu menunjukkan bahwa pekerjaan Run Way sudah sesuai dengan bestek, pihaknya akan melanjutkan proses penyelesiannya, namun kalau hasil uji laboratorium itu negatif, pihaknya menyerukan agar pihak pelaksana proyek untuk memperbaiki pekerjaannya. H. Achmad Aminolah menuturkan, uji laboratorium pelaksanaan perbaikan Run Way Lapter Tronojoyo ini ada 2 tahap, yakni secara ATB dan AC. Ditempat yang sama Tim Fisik Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, M. Fadli menambahkan, pihaknya tidak bisa memastikan secara visual bahwa pekerjaan Run Way yang masih dalam tahap ATB itu melanggar bestek, sebelum ada uji laboratorium. Sesuai RAP-nya ketebalan Run Way Lapter Trunojoyo ini ketebalnya 5 cm, yakni ATB 3 cm dan AC 2 cm. Sementara itu pelaksana proyek Sumber Muda Jaya, Abd. Razak menambahkan, pihaknya bersedia memperbaiki pekerjaanaya jika memang ada yang tidak sesuai dengan bestek. ( Yasik, Esha )