Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-03-2018
  • 1757 Kali

PT. Garam (Persero) Salurkan CSR, Dihibur Ludruk Rukun Karya

Media Center, Selasa ( 20/03 ) PT. Garam (Persero) menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat, sebagai wujud kepedulian perusahaan, agar masyarakat bisa merasakan manfaat keberadaaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

“Kami secara berkesinambungan dan berkelanjutan memberikan program-program CRS melalui program kemitraan dan bina lingkungan, dengan sasaran tidak saja hanya pada isu-isu lingkungan saja. Namun, juga pembangunan berkelanjutan perusahaan mencakup 3 hal, antara lain, kebijakan pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan perlindungan lingkungan,” kata Direktur Utama (Dirut) PT. Garam (Persero), Dr. Budi Sasongko, SE, MM di sela-sela penyerahan bantuan CSR dan hiburan rakyat melalui pagelaran Ludruk di Lapangan Taman Merdeka PT Garam (Persero), Kecamatan Kalianget, Senin (19/03) malam .

Budi Sasongko menyatakan, pihaknya menjadwalkan untuk menyalurkan program bantuan kepada masyarakat pada setiap triwulan dalam setahun, bahkan PT. Garam (Persero) juga berencana meningkatkan besaran bantauan CSR, seiring dengan keuntungan perusahaan.

CSR merupakan kontribusi PT. Garam (Persero) yang dilakukan secara maksimal dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat petani garam dan masyarakat secara umum.

“Secara berkelanjutan perusahaan melaksanakan program Kerja Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di wilayah Madura untuk pengusaha kecil dan menengah, yang tersebar di 3 Kabupaten, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, PT. Garam (Persero) juga memiliki program pinjaman modal kerja mitra binaan, yang titik beratnya pada beberapa komoditas, diantaranya komoditas sektor industri, sektor jasa, sektor perdagangan, sektor pertanian, peternakan, perikanan dan komoditas sektor koperasi.

“Selain itu, PKBL juga melalui program peningkatan produksi garam berkualitas, program bantuan sarana prasarana produksi bagi petani garam, penyulingan air laut menjadi air tawar layak minum, pembangunan masjid, pembangunan MCK, pelayanan kesehatan bagi petani garam, bantuan anak sekolah bagi keluarga petani garam, pemeliharaan lingkungan asri, dan program koperasi bagi petani garam,” tegasnya.

Budi Sasongko mengungkapkan, untuk realisasi CSR ke sejumlah lembaga, yakni lembaga pendidikan Islam, pendidikan negeri, masjid, Pondok Pesantren.

“Dana untuk sejumlah lembaga itu mencapai Rp 185 juta, selain itu juga ada bantuan untuk taman baca sekitar Rp 25 juta," pungkasnya.

Budi Sasongko menambahkan, dalam penyerahan CSR tersebut juga digelar hiburan rakyat berupa pagelaran Ludruk Rukun Karya, untuk mengajak masyarakat bersama-sama berdoa, guna menyongsong musim produksi tahun 2018, sehingga kegiatan itu melibatkan sejumlah pihak, seperti ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar.

"Alasan memilih kesenian ludruk, karena ludruk merupakan hiburan favorit masyarakat, yang mengandung hikayat, mulai dari sejarah, pendidikan, diceritakan dalam lakon ludruk," pungkasnya. ( Yasik, Esha )