News Room, Kamis ( 30/12 ) Sebanyak 40 aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumenep, melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD setempat, pada Kamis (30/12) pagi. Mereka kecewa terhadap kinerja anggota DPRD Sumenep, utamanya yang tergabung dalam Badan Legislasi DPRD, gagal dalam melaksanakan tugasnya. Koorlap Aksi, Lukmanul Hakim, mengaku kecewa atas kinerja badan Legislasi DPRD Sumenep, yang sampai akhir tahun 2010, belum menghasilkan satu pun rancangan peraturan daerah (raperda). “Mestinya tahun 2010 ini sudah ada raperda entah raperda mengenai apa, tapi kenyataannya nyaris tidak ada raperda yang dibahas oleh anggota DPRD. Untuk itu, kami mendesak ketua dan anggota Badan Legislasi DPRD dikocok ulang. Ini masalah urgen, dan kami melihat mereka tidak serius dalam mengemban amanat, sehingga sangat melukai hati nurani rakyat Sumenep,” kata Lukman, usai berorasi di depan kantor DPRD Sumenep, Kamis (30/12). Selain itu, kata Lukman, tuntutan yang dilayangkan yakni anggota badan legislasi DPRD Sumenep harus minta maaf kepada masyarakat atas persoalan ini. “Anggota badan legislasi DPRD harus minta maaf, supaya masyarakat tidak kecewa dan terluka,” ungkapnya. Dalam aksinya, aktivis HMI meminta Ketua DPRD dan Ketua Badan Legislasi DPRD Sumenep keluar dari ruangannya untuk menemui mereka. Namun, setelah 20 menit kemudian, akhirnya salah seorang anggota Badan Legislasi DPRD Sumenep, Darul Hasyim menemui aktivis HMI. “Kami akan mencoba penuhi tuntutan kawan-kawan HMI. Kalau memang dibutuhkan kata maaf, jangan satu kali maaf, beribu maaf akan kami lakukan. Tapi, itu bukan jalan keluar terbaik, lebih baik silakan kontrol kami supaya terus meningkatkan kinerja. Dan, kami anggota baleg tidak berkilah kalau dikatakan baleg mandul, karena saat ini itu yang terjadi,”terang Darul, didepan pendemo HMI di Sumenep, Kamis (30/12). Darul yang anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Sumenep itu, juga memersilakan aktivis HMI mengawal proses pembahasan sembilan raperda yang akan dilakukan anggota DPRD. “Karena sekarang sednag berlangsung rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pemandangan umum atas nota penjelasan sembilan raperda oleh pimpinan delapan fraksi,” pungkasnya. ( Nita, Esha )