Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-08-2013
  • 466 Kali

Puluhan Sopir Bus Di Sumenep Jalani Pemeriksaan Kesehatan

News Room, Kamis ( 01/08 ) Sejumlah sopir bus AKDP boemel menjalani pemeriksaan kesehatan di pos mudik Terminal Aryawiraraja Sumenep, Kamis (01/08) pagi, sebelum melakukan perjalanan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Hery Koentjoro Pribadi mengatakan, dalam pos mudik di terminal Arya Wiraraja itu, memang disiapkan petugas tim kesehatan bersama dinas perhubungan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sopir bus yang melayani jalur antar kota maupun propinsi. “Pemeriksaan kesehatan terhadap sopir bus itu dimaksudkan untuk menjaga kesehatan para sopir, sebab sopir merupakan kendali bagi para penumpang saat perjalanan. Kalau hasil pemeriksaan kesehatannya ternyata sopir itu kurang sehat, maka harus istirahat dulu hingga kesehatannya kembali normal,”kata Hery kepada wartawan, Kamis (01/08). Menurut Hery, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sopir, hingga saat ini masih belum ditemukan sopir yang sakit. “Hasilnya para sopir bus itu sehat, namun kami akan terus melakukan pemeriksaan ke semua sopir hingga perjalanan penumpang terasa aman sampai tujuan,”terangnya. Pada lebaran tahun ini, lanjut Hery, Dishub menyiapkan sedikitnya 526 armada untuk jalur darat. Armada yang disiapkan itu sebanyak 8 armada bus AKAP, 18 armada bus AKDP patas, 148 armada bus AKDP Buemel, 40 armada MPU AKDP, 308 armada MPU Pedesaan dan 4 armada minibus sewa. Sebanyak 526 Armada itu dipersiapkan untuk mempermudah calon penumpang, baik dijalur antar kota dalam propinsi maupun antar propinsi. Ratusan armana yang disiapkan itu sudah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dioperasikan. “Kalau Armada yang ada itu sudah siap operasi karena sebelumnya kami telah memeriksa kesiapan baik dari mesin maupun kelengkapan surat-surat kendaraan. Jadi semuanya layak beroperasi,”tandasnya. Dari ratusan armada yang disiapkan itu, sambungnya, total kapasitas sebanyak 12.218 penumpang. Dari total kapasitas kursi angkutan yang ada itu diprediksi mampu mengangkut para penumpang baik angkutan dalam kota maupun antar propinsi. “Kami yakin dengan banyaknya armada bus yang disiapkan, tidak akan ada penumpang keleleran maupun penumpukan penumpang akibat terlambatnya armada,”ungkapnya. ( Nita, Esha )