Sumenep-Infokom News Room : Meneteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), Taufik Effendi mengakui, rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2005 ini memang agak terlambat, karena menunggu Peraturan Pemerintah (PP). “Saya berharap dalam satu dua hari ini PP sebagai pedoman tentang rekruitmen CPNS dengan prioritas tenaga honorer tahun 2005 ini ditanda tangani Presiden dan Pemerintah mulai 1 Nopember 2005 dan diangkat 1 Januari 2006 �, ujarnya di Banjarmasin, Minggu (09/10) malam. Menurut Taufik Effendi, memang rencana rekruitmen CPNS tahun ini agak terlambat, tapi tidak terburu-buru dan rapi, karena ternyata untuk mengangkat sekitar 700.000 orang tenaga honorer itu banyak permasalahan, karena itu harus dengan Peraturan Pemerintah (PP). Dari 700.000 tenaga honorer yang sudah mengabdi 20 tahun, 15 tahun, 10 tahun itu, katanya, memang tidak bisa diangkat sekaligus, tetapi secara bertahap hingga tahun 2009 mendatang dan termasuk mereka yang diangkat sebagai honorer mulai 1 Januari 2005. Dijelaskan, dengan adanya pedoman Peraturan Pemerintah (PP) untuk rekruitmen CPNS tersebut diharapkan data yang disampaikan Gubernur, akurat dan tidak ada honorer dadakan. Dalam PP itu, katanya, diatur persyaratan untuk diangkat tahap awal dan tidak melalui seleksi, tetapi hanya mengisi isian, antara lain mereka yang sudah mengabdi 20 tahun keatas secara terus menerus dan memiliki dedikasi, dan mereka yang kritis, artinya jika tidak diangkat, karena usianya lebih 46 tahun. Untuk tahun 2005 akan diangkat sebanyak 300.000 CPNS dan 200 ribu lebih merupakan tenaga honor, baik yang diangkat oleh pusat maupun daerah, dan 100 ribu merupakan CPNS baru, sementara setiap tahun jumlah PNS pensiun sekitar 200 ribu orang. “Dengan demikian akan terjadi pengurangan PNS setiap tahun sekitar 100 orang secara alamiah, akibat pensiun�, katanya. Taufik Effendi menyebutkan, tenaga honor yang diprioritaskan untuk diangkat menjadi CPNS adalah antara lain, tenaga guru, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian dalam arti luas, penjaga pintu air, penjaga hutan, rel kereta api (KA), dan penjaga kamar mayat dan tenaga honorer yang dibutuhkan daerah. Saya mengingatkan seluruh calon PNS, hendaknya tidak memakai calo dalam melamar, karena rekruitmen kali ini tidak dipungut biaya�, demikian Taufik Effendi. ( KCM, Esha )