News Room, Sabtu ( 12/01 ) Kabar gembari bagi pemilik toko, kios dan stand di Pasar Anom Baru yang terbakar tahun lalu. Pasalnya, Pemerintah Daerah merencanakan pembangunan relokasi 32 unit toko, 44 unit stand dan 85 unit kios dalam waktu dekat. Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si mengatakan, pemerintah daerah telah menjadualkan pembangunan relokasi pedagang yang tertimpa musibah kebakaran tersebut pada pertengahan bulan Januari ini, dan saat ini telah menyiapkan pengajuan dana kepada DPRD Sumenep untuk mencairkan dana tidak tersangka. untuk membangun relokasi toko, kios dan stand yang terbakar, Pemerintah Daerah membutuhkan dana sebesar Rp. 1,18 milyar. H. Djasmo menerangkan, untuk penyediaan penampungan sementara pedagang yang mengalami musibah kebakaran telah mendapat persetujuan dari Komisi B DPRD Sumenep. Keterlambatan pelaksanaan pembangunan relokasi pedagang tersebut yang menjadi kendala, yakni proses pencairan dana yang membutuhkan waktu, sebab untuk mengeluarkan dana tidak tersangka itu harus melalui mekanisme yang cenderung berbelit-belit. ( Yasik, Esha )