Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-08-2009
  • 655 Kali

Renyah Dan Manis, Kripik Sukun Dari Pulau Sapudi

News Room, Senin ( 31/08 ) Potensi alam dan kekayaan yang ada di masing-masing daerah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep, cukup beragam. Disamping sumber daya laut, pertanian dan perkebunan juga banyak ditunjang produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi untuk dikembangkan. Jika di Kecamatan Saronggi, Bluto, Manding dan beberapa daerah perkebunan yang cocok menanam singkong memiliki industri kripik singkong. Namun di beberapa Desa di Kecamatan Gayam, memiliki potensi Kripik Sukun. Bahkan, hampir disetiap rumah memiliki keahlian mengolah sukun menjadi kripik yang sangat renyah dan memiliki rasa manis. Hal tersebut diakui salah seorang tokoh masyarakat kepuluan Sapudi, H. Abdurrahman Saham kepada News Room tadi siang. Menurutnya, ada beberapa Desa yang hampir setiap kebun dan tanah pekarangannya memiliki pohon sukun. Seperti halnya Desa Pancor, Jambu Air, Nyamplong, Karang Tengah dan Desa Gayam, Kecamatan Garam. "Hampir di setiap rumah ada pohon sukun, dan rata-rata warga lihai membuat kripik yang tradisional maupun sebagaian ada ynag sudah bisa membuat kripik dengan menggunakan peralatan modern,"ujar H. Abdurrahman. Hanya saja, tegas anggota DPRD Sumenep dari PKB ini, disana belum ada yang mengelola secara home industri kripik sukun ini. Padahal, seringkali masyarakat mendapat pesanan dari luar daerah, mulai dari beberapa Kecamatan di Sumenep hingga ke Jawa dan Bali. Sebab, biasanya setelah merasakan Kripik Sukun Sapudi, mereka ketagihan. Karena memang tidak ada yang secara khusus memasarkan kripik ini, sehingga adanya cuma dengan memesan terlebih dahulu, baru bisa merasakan kripik sukun Sapudi. Sebenarnya, jelas H. Abdurrahman, dirinya sempat berpikir untuk mengembangkan usaha tersebut. Namun, tenaga pemasaran dan peralatan yang memadai masih sulit untuk menghasilkan dengan skala besar. Karena itu, masyarakat disana lebih memilih menunggu pesanan saja. Pihaknya berharap potensi tersebut dapat dilirik oleh pengusaha lokal maupun luar untuk dapat mengembangkan usaha tersebut dengan perlahan, namun pasti makanan ringan tersebut akan selalu dicari oleh masyarakat. ( Ren, Esha )