Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-06-2016
  • 665 Kali

Saling Beriringan, Bisnis Akik Dan Pusaka Di Sumenep

News Room, Senin ( 20/06 ) Bisnis akik di Sumenep memang tak sedahsyat tahun kemarin, apalagi dua tahun sebelumnya. Saat itu bahkan, bisnis pusaka seperti keris atau golok, sempat tenggelam. Namun sebaliknya, kini bisnis pusaka mulai bangkit lagi. 

"Iya, sebab kini sudah ada surat keterangan memiliki pusaka dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) yang bekerjasama dengan kepolisian,"kata salah satu kolektor pusaka di Sumenep, Deny Fahrurrazi pada Media Center. 

Bersamaan dengan itu tren akik kembali menggeliat, namun sebatas jenis akik tertentu. Kalau di Sumenep jenis akik yang masih bertahan ialah pirus dan ati ayam. 

"Harga pirus yang bagus bisa lebih Rp. 20 juta,"kata Deny yang juga menekuni bisnis akik.

Dengan demikian saat ini bisnis pusaka dan akik di Sumenep bisa dikata seiring sejalan, sehingga hampir setiap kolektor akik juga menjalankan bisnis pusaka, begitu sebaliknya. "Ya, tidak saling menyaingi. Tapi beriringan,"tutup Deny sambil tersenyum. ( Farhan, Esha )