Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-04-2008
  • 874 Kali

Sansevieria Mampu Serap 107 Jenis Racun

News Room, Sabtu ( 05/04 ) Keunggulan yang dimiliki Sansevieria, sebagai tanaman sekulen yang tumbuh di padang tandus dan gersang, ternyata tidak hanya mendapat lirikan dari Amerika, tapi Negara Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep, juga mulai membudiyakan tanaman tersebut. Sebab, berdasarkan riset yang dilakukan Badan Antariksa (NASA) Amerika sekitar 25 tahun, manfaat dari Sansevieria itu bisa menyerap 107 jenis racun. Menurut Pemilik Tanaman Gai’ Bintang, Januar Herwanto, bahan aktif pregnan glikosida yang terkandung dalam Sansevieria (lidah mertua) itu, dapat mengurangi polutan yang ditimbulkan Volatile Organic Compound (VOC) dengan diserap dan dihancurkan, melalui proses metabolic breakdown menjadi asam organik, gula dan beberapa senyawa asam amino. “ Sekarang, setiap perkantoran memang diharapkan memelihara Sansevieria, karena munculnya Sick Building Syndrom (SBS) pada ruang perkantoran dan home stay, diakibatkan kontaminasi yang dihasilkan VOC. Kemudian SBS, menimbulkan gejala mual, otot kram, sakit kepala, jantung berdebar, sesak nafas, sakit tenggorokan, serta kulit kasar dan kering,” ujarnya. Januar menerangkan, dengan manfaat yang terkandung dalam Sansevieria itu, maka dirinya mengajak siswa/siswi Sekolah Dasar, untuk belajar bersama secara vegetatif untuk menanam Sansevieria. “Dengan kandungan Sansevieria itu, para siswa bisa menikmati estetika, nuansa medis dan binsis,” katanya. Januar memaparkan, nama Sansevieria pertama kali dipublikasikan oleh peneliti Carl Peter Thunberg, pada tahun 1794. Sansevieria itu, diambil dari nama seorang pakar botani bangsawan Italia Prince of Raimond de Sansgrio de Sanseviero, yang pertama kali mengoleksi sanse asal afrika. “Makanya kami selalu memupuk jiwa riset pada siswa sejak dini, dalam budidaya sense dengan cara genetatif dan vegetatif,” pungkasnya. ( Nita, Soek)