Sumenep-Kominfo News Room : Kentalnya budaya yang dimiliki masyarakat Madura, ternyata mampu menarik perhatian para sastrawan nasional, bahkan sastrawan dari mancanegara. Terbukti, Senin siang (17/07) sekitar pukul 13.00 WIB, sastrawan Jerman, Martin Jankowski, bersama sastrawan Indonesia, yakni Dorothea Rosa Herliany dari Magelang dan Sosiawan Leak dari Solo, mendatangi STKIP Sumenep. Kedatangan 3 sastrawan itu, untuk menghadiri seminar yang diselenggarakan STKIP. Menurut Ketua Panitia Seminar STKIP, Agus Suharjoko, acara itu terpaksa mendatangkan sastrawan dari luar kota dan luar negeri, karena pihaknya ingin memberikan apresiasi dan memberikan ruang kreatifitas kepada para sastrawan Sumenep, mengingat masih minimnya pengetahuan tentang dunia sastra di Pulau Garam ini, khususnya Kabupaten Sumenep. Lebih lanjut Agus menandaskan, sebetulnya seminar yang bertajuk Membaca Indonesia itu, diselenggarakan untuk mendapatkan masukan bagaimana mengembangkan dunia sastra, agar tetap diminati oleh kalangan pelajar maupun pemuda di Sumenep. Agus menjelaskan, target utama yang ingin diperoleh mahasiswa STKIP ini, untuk memberikan apresiasi dan masukan mengenai adat, seni dan budaya Sumenep, yang nantinya bisa dikemas ke mancanegara. Sementara itu, sastrawan dari Solo, Sosiawan Leak menuturkan, sebenarnya kunjungan ke STKIP Sumenep, tidak lain merupakan rangkaian silaturrahmi budaya, yang intinya untuk mempelajari kebudayaan di Indonesia secara utuh, khususnya pulau Madura, Sumenep, yakni dengan mempelajari budaya Sumenep, bukan hanya di tingkat Ibu Kota Indonesia saja. Karena, menurut Sosiawan Leak, selama ini para sastrawan nasional maupun mancanegara hanya mengetahui kebudayaan Indonesia hanya di tingkat Ibu Kota, yakni di Jakarta. Sosiawan Leak berharap, seminar tersebut mampu memberikan wahana baru bagi pemikiran para sastrawan lokal Sumenep, dengan mempelajari budaya dari timur, sehingga terjadi pembelajaran kebudayaan yang positif. Seminar membaca Indonesia tersebut, merupakan kerjasama STKIP Sumenep dengan Dinas Pariwisata Sumenep, yang akan diakhiri dengan menggelar diskusi budaya di Labang Mesem, Senin malam (17/07) sekitar pukul 19.00 WIB. ( Nita, Esha )