News Room, Rabu ( 30/09 ) Seorang jamaah haji asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, yakni H. Nahar (66), warga Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten setempat, meninggal dunia di Tanah Suci Mekkah. Jemaah haji yang meninggal itu tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 51 dan dikarenakan sakit akibat faktor usia.
"Meninggalnya satu jamaah haji asal Sumenep ini, murni akibat sakit dan tidak ada kaitannya dengan kejadian di Mina saat prosesi haji di Mekkah,"kata Plt Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Moh. Hanif, Rabu (30/09).
Ia menuturkan, keluarga jamaah haji yang meninggal sudah diberitahukan dan jenazahnya langsung dikebumikan di Mekkah. "Prosesi pemakaman jemaah haji secara otomatis diambil alih oleh Pemerintahan Arab Saudi,"tuturnya.
Hanif memastikan kondisi jamaah haji asal Sumenep hingga saat ini aman-aman saja. Yang meninggal dunia hanya satu orang.
"Berdasarkan informasi dari petugas Kemanag yang mendampingi jamaah haji di Mekkah, memang menyatakan tidak ada yang menjadi korban saat kejadian di Mina. Sekarang jemaah kloter 51 dan 50 berada di pemondokan dalam kondisi aman,"ujarnya.
Jamaah haji asal Sumenep yang menunaikan ibadah haji tahun ini sebanyak 607 orang, terbagi dalam kloter 51 dan 50. Ratusan jamaah haji tersebut dijadwalkan tiba di Sumenep, yakni untuk kloter 50 pada tanggal 19 Oktober, dan kloter 51 pada tanggal 20 Oktober 2015. ( Nita, Esha )