Pragaan-Kominfo News Room : Sebanyak 20 rumah penduduk dan jalan poros Desa, lahan perkebunan kelapa, lahan pertanian serta pabrik tahu di Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan terancam longsor. Hal ini terjadi karena disebabkan adanya pengikisan bibir sungai yang diakibatkan dengan kuatnya terjangan air sungai, ketika terjadi hujan deras. Karena itu, Kepala Desa Pakamban Laok, Moh. Imran dan masyarakat mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas terkait untuk memperhatikan kondidi bibir sungai yang sudah rusak, diperkirakan sepanjang 100 meter. Untuk mengantisipasi terjadinya musibah tanah longsor, masyarakat setempat hanya membuat tangkis pengaman secara tradisional dengan memancangkan bambu di sepanjang bibir sungai yang terkikis air. Namun upaya itu tetap tidak mampu mengatasi kikisan air terhadap bibir sungai, sehingga kerusakan semakin parah. Camat Pragaan, Drs. RB. Moh. Ramli, M.Si ketika meninjau kelokasi, mengharapkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan terus berupaya melakukan perbaikan meskipun secara sederhana, dan pihaknya akan melakukan pendekatan kepada Dinas terkait, guna mengatasi rusaknya bibir sungai, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai merugikan masyarakat sekitarnya. ( JuP-27, Esha )