Media Center, Senin ( 28/12 ) Pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja di Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi wadah bagi remaja untuk berkumpul, berbagi cerita, berkreativitas dan saling tukar informasi.
“Saat ini, Kabupaten Sumenep mempunyai PIK remaja sekitar 57 kelompok yang dikembangkan melalui beberapa lembaga seperti sekolah, perguruan tinggi dan pesantren,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si pada Pembukaan Grand Final Duta Genre Kabupaten Sumenep Tahun 2020, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (28/12/2020).
Sementara di lingkungan masyarakat di antaranya melalui organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan komunitas remaja, sebagai sasaran penting untuk mendekati komunitas remaja.
Untuk itulah, para remaja Sumenep terus aktif dan bersinergi dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Pusat Informasi dan Konseling remaja di seluruh wilayah Kabupaten setempat, dalam rangka meningkatkan kualitas diri membentuk karakter remaja berdaya guna dan berhasil guna demi kemajuan daerah.
“Saya minta PIK remaja terus membangkitkan motivasi kepada para remaja untuk lebih meningkatkan kualitas diri, agar mampu memberikan kontribusi yang signifikan demi mewujudkan Kabupaten Sumenep lebih baik,” imbuh Sekda Edy Rasiyadi.
Sekda mengungkapkan, pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi dan promosi program GenRe, khususnya pengembangan PIK remaja, jelas membutuhkan figur motivator dari kalangan remaja yang menjadi wakil atau Duta GenRe.
“Dengan adanya duta GenRe, sosialisasi dan promosi program GenRe di lingkungan remaja lebih efektif, karena komunikasi yang terjalin dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja menjadi ramah remaja,” tuturnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sumenep, Moh. Kadarisman mengungkapkan, peserta Duta GenRe tahun ini untuk putra sebanyak 9 orang dan putri sebanyak 9 orang, yang berasal dari pengurus aktif PIK remaja minimal 1 tahun.
"Peserta lainnya adalah remaja putra dan putri dari sekolah atau desa yang dibuktikan surat keputusan kepengurusan dan identitas diri, remaja berusia 14 tahun hingga 21 tahun, belum menikah serta telah mengikuti orientasi/pelatihan pendidik sebaya yang setidak-tidaknya diadakan pendidikan dan pelatihan tahunan masing-masing PIK remaja. Peserta juga harus bersedia mengabdi di Duta GenRe selama satu tahun setelah terpilih, bersedia menjadi motivator dan pembimbing calon Duta Genre tahun berikutnya, serta memiliki visi dan misi dalam pengembangan PIK remaja,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )