Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-04-2015
  • 589 Kali

Selama 3 Bulan Warga Miskin Belum Terima Raskin

News Room, Jumat ( 10/04 ) Hingga tiga bulan lebih, ratusan ribu warga Kabupaten Sumenep yang tercatat sebagai penerima manfaat program beras bagi masyarakat miskin (raskin) pada tahun ini belum menerima beras tersebut.

 Kabag Perekonomian Pemkab Sumenep, Moh Hanafi, mengakui jika sampai awal April ini memang belum ada distribusi raskin kepada warga.

"Itu akibat tidak adanya stok beras untuk program raskin di Gudang Bulog Sumenep," katanya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pimpinan Gudang Bulog Sumenep, stok beras untuk program raskin masih belum tersedia.

"Informasinya masih menunggu pengiriman beras program raskin dari Bulog Divre Jawa Timur," terangnya.

Sesuai data di Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, jumlah penerima manfaat raskin setempat sebanyak 116.378 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar                    di 27 Kecamatan.

Hanafi mengungkapkan, keterlambatan distribusi raskin bagi penerima manfaat di Sumenep murni diakibatkan tidak adanya stok beras untuk program raskin di Gudang Bulog Sumenep.

"Tidak ada kendala lain. Kami di pemerintah daerah tentunya ingin raskin segera didistribusikan, karena bagaimana pun juga raskin itu bisa membantu meringankan beban penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya," ungkapnya.

Sesuai data di Bulog Sub Divre XII Madura, jumlah penerima manfaat raskin di Sumenep, terbanyak, dibanding tiga kabupaten lainnya di Madura.

Jumlah pagu raskin bagi seluruh RTS penerima manfaat di Sumenep sebanyak 1.745.670 kilogram/bulan, dengan harga tebus Rp1.600/kilogram. ( Nita, Fer )