News Room, Senin ( 12/08 ) Apel Gelar Pasukan Mantap Praja pengamanan Pemilukada Jawa Timur, yang dilakukan Polres Sumenep, Minggu (11/08) kemarin, diwarnai insiden Senjata Api (Senpi) anggota kepolisian macet. Dua senpi laras panjang yang di gunakan sejumlah anggota saat apel gelar pasukan itu tidak bekerja sebagaimana mestinya, ketika Kapolres Sumenep AKBP Marjoko, melakukan pengecekan pasukan dan kesiapan senjata. Menurut Kapolres Sumenep AKBP Marjoko, menjelaskan, tidak bekerjanya senpi laras panjang saat apel pasukan bukan karena macet, namun karena kurangnya perawatan terhadap senjata yang digunakan. Sehingga saat inspeksi dilakukan dau diantara tiga senpi laras panjang yang ada tidak bekerja. “Itu hal biasa. Bukan Macet, tapi senpinya yang kurang perawatan,”dalihnya. Kapolres menuturkan, di Polres Sumenep sendiri terdapat ratusan senjata lawas, yang berasal dari pengadaan belasan tahun lalu. Namun masih layak pakai jika dilakukan perawatan secara maksimal. “Mungkin perawatan kurang maksimal. Kalau barangnya layak pakai, tapi karena kurang perawatan ya akhirnya agak bermasalah sedikit,”tuturnya sambil tersenyum. Kapolres mengaku sebenarnya pihaknya menginginkan Senpi baru. Namun terkait pengadaan Senpi tersebut langsung berasal dari Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri) dan juga melalui Polda Jatim. Sehingga Polres sifatnya hanya menunggu saja. “Kami sangat menginginkan sekali terhadap pengadaan senpi baru, tapi terbentur dengan aturan yang pengadaannya terpusat dari Mabes Polri dan Polda jatim, maka Polres hanya menunggu,”ungkapnya. Dalam Apel Gelar Pasukan Mantap Praja sendiri Polres Sumenep yang di ikuti ratusan personil gabungan dari unsur TNI dan Polri. Selain menggelar Simulasi pengamanan Pemilikada, 4 Tim Sukses Calon Gubernur Jatim juga melakukan penandatangan deklarasi damai di Aula Sutanto Mapolres Sumenep di depan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Sumenep. Sementara untuk pengamanan Pilgub Jatim, Polres Sumenep mengerahkan ratusan personil bersenjata Api Lengkap yang bekerja secara mobile, dengan rincian 60 pucuk senjata Laras Panjang, 6 Pucuk S2, dan ratusan senpi laras pendek seperti revolver siap pakai, dan semua senjata tersebut digunakan 258 personil dari 538 anggota polres Sumenep yang dikerahkan dalam pengamanan Pemilukada Jawa Timur. ( Nita, Esha )