News Room, Kamis ( 08/09 ) Seorang pengusaha kayu jati, Abdus Salam, (50), warga Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, ditemukan tewas berlumuran darah di kebun jati miliknya sekitar 500 meter di sebelah barat dari rumahnya, pada Kamis (08/09) dini hari. Korban pertama kali ditemukan oleh keluaraganya, Saleh, saat hendak mau kesawahnya, dengan kondisi mata kanan dicongkel, leher patah akibat pukulan senjata tumpul dan luka bacok dibagian kepala serta muka. Sebelum tewas, korban pamit pada keluarganya hendak menghadiri manten disalah satu warga setempat. Namun, sampai larut malam tidak kunjung pulang. Karena khawatir, keluarga pun mencari korban. "Tapi, ketika saya mau ke sawah, ternyata korban sudah ditemukan meninggal dunia berlumuran darah,"kata Saleh, Kamis (08/09). Kejadian tersebut langsung dilaporkan pada aparat kepolisian. Sekarang polisi sedang melakukan olah di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan dengan mendalami kasus tersebut, serta memeriksa beberapa orang saksi,"terang Kapolres. Demi kemudahan proses penyelidikan guna mengungkap pelakunya, kata Susanto, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, untuk dilakukan otopsi. "Barang bukti yang kami amankan di TKP hanya benda milik korban berupa sandal, sarung dan sepeda motor. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap pelaku pembunuhan tersebut,"ungkapnya. ( Nita, Esha )