Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-09-2008
  • 733 Kali

Siswa SMA Tewas Mengenaskan Dengan 13 Luka Tusukan

News Room, Jum’at ( 19/09 ) Indra Pratama Rahwini (17), seorang siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Sumenep, tewas mengenaskan, setelah mengalami luka tusukan disekujur tubuhnya, akibat hantaman senjata tajam (Sajam) sebanyak 13 tusukan. Korban ditemukan warga bersimbah darah di Jalan Umum Desa Parsanga, Kecamatan Kota arah menuju Desa Tenunan, Kecamatan Manding atau sekitar 7 kilometer dari kota ke tempat kejadian perkara (TKP). Korban ditemukan warga yang kebetulan lewat di jalan umum tersebut, Kamis malam (18/09) sekitar pukul 22.20 WIB. Korban menghembuskan nyawanya saat dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr. H. Moh. Anwar Sumenep oleh warga yang menemukan. Diduga, korban dianiya oleh teman dekatnya. Sebab, sebelum menghembuskan nyawa terakhirnya, korban sempat menyebut nama pelaku pada warga yang menolong. Pelaku kini dalam pengejaran petugas kepolisian Sektor Kota dan Polres Sumenep. Sedangkan barang-barang korban, seperti kalung emas, uang sebanyak Rp. 400.000,00 tetap utuh. Namun, sepeda motor jenis Mega Pro yang dibawa korban berada di jarak 100 meter dari TKP. Bapak korban, H. Rahwini mengaku kaget dan sempat tidak percaya jika anaknya sudah tewas. Sebab, korban keluar dari rumah sehabis salat tarawih untuk mengantarkan uang dan kalung emas pada ibunya yang ada di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian. Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengatakan, saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiyaan hingga tewas itu. “Petugas sudah mengantongi identitas pelaku. Tapi, ketika meluncur ke rumah pelaku yang dilontarkan korban, ternyata pelaku tidak berada ditempat,”terangnya. Belum ditemukannya jejak pelaku tersebut, Mualimin mengaku sudah meminta kepada keluarga pelaku untuk ikut membantu aparat, dengan bersikap proaktif, yakni memberikan informasi jika pelaku sudah kembali ke kediamannya. “Kami harap pelaku secepatnya menyerahkan diri, sebab, saat ini seluruh petugas disebar di beberapa titik untuk mengejar pelaku,”ujarnya. ( Nita, Esha )