Sumenep-Infokom News Room : Kondisi fisik SDN Pinggirpapas 2 Kecamatan Kalianget sangat memprihatinkan, karena nyaris “Roboh�. Sekretaris Komite SDN Pinggir Papas 2, H. Abd. Rahman menuturkan, hal itu terjadi karena selama 30 tahun sejak sekolah itu berdiri, yakni pada tahun 1975, belum pernah mendapat bantuan untuk rehabilitasi, sehingga, pihaknya menilai, sekolah tersebut tidak layak digunakan, dengan dinding dari kayu yang sudah bolong-bolong. Abd. Rahman menerangkan, sebenarnya pihaknya sudah berusaha melakukan lobby ke Dinas Pendidikan maupun Komisi DPRD yang berkecimpung dibagian pendidikan, yakni Komisi E yang sekarang menjadi Komisi D. Bahkan, pihaknya bersama Dewan Guru dan Kepala SDN Pinggirpapas 2 sudah mengajukan bantuan perbaikan sekolah. Namun, pengajuan itu hingga saat ini, yang sudah memasuki 3 dekade, Kepala Sekolah tidak mendapat respon positif. Padahal, Dinas Pendidikan maupun Ketua DPRD Sumenep sudah melakukan kunjungan. Yang paling mengejutkan, Rahman mengungkapkan, pada tahun 2004 lalu, pengajuan rehabilitasi sudah disetujui dalam APBD, namun kenyataannya hal itu tidak ada. Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kepala SDN Pinggirpapas 2, Abd. Hasyim. Pihaknya mengaku merasa terenyuh terhadap kondisi bangunan sekolahnya yang sudah agak miring dan nyaris roboh itu. Bahkan, Hasyim menuturkan, bukan hanya kondisi fisik sekolahnya saja yang tidak layak pakai, tapi pengadaan kursi dan meja untuk siswa juga tidak layak pakai, karena sudah goyang dan tidak mencukupi. Dan, pihaknya terpaksa memberikan kebijakan 1 kursi dan meja untuk ditempati 3 hingga 4 orang siswa, sehingga sekolah itu masih mampu menampung siswa sebanyak 284 orang siswa. Hasyim menjelaskan, yang paling memilukan ketika memasuki musim penghujan, pihaknya terpaksa harus mengeluarkan siswanya dari kelas, ketika mendung, karena pihaknya khawatir bangunan sekolah roboh. Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan itu, pihaknya berharap kepada Pemkab supaya segera memperhatikan kondisi sekolah tersebut, demi kemajuan SDN Pinggirpapas 2. ( Nita, Esha )