Sumenep-Infokom News Room : Gara-gara stress, Sa’duni alias Buk Maisun (55) warga Desa Bluto Kecamatan Bluto, Senin (05/09) kemarin tewas bunuh diri, dengan menceburkan diri ke dalam sumur milik almarhum H. Abdul Latif, dengan kedalaman sekitar 15 meter. Kapolsek Bluto, Iptu Setiyo Widodo mendampingi Kasat Reskrim Polres Sumenep, Iptu Mohammad Kholil menceritakan, berdasarkan pengakuan dari keluarga korban, mereka tidak menyangka peristiwa itu akan terjadi, karena sebelum peristiwa itu terjadi, korban masih berkumpul sekeluarga, namun selang beberapa saat korban diketahui tidak ada, setelah itu anak dan menantunya berusaha mencari korban ke tetangga, tapi tidak berhasil. Namun, pencarian itu berakhir ketika salah satu keluarga korban mencoba mencari ke sebuah sumur, al-hasil setelah disenter ternyata di dalam sumur tersebut terdapat tubuh korban yang sudah tergelak. Setiyo mengungkapkan, mengetahui hal itu, salah satu warga secara langsung melaporkan ke Polsek Bluto, karena diketahui masih ada tanda-tanda masih hidup. Setiyo menjelaskan, setelah adanya laporan via telpon itu, maka pihaknya langsung meluncur ke TKP bersama 5 anggotanya, yang kemudian dilanjutkan dengan evakuasi korban yang dibantu dengan keluarga korban. Setelah dievakuasi, korban dilarikan ke RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dalam keadaan luka di kepala bagian kiri dan patah tulang di leher belakang. Namun sayang, 1 jam sesampainya di RSD tersebut, korban tidak bisa di selamatkan. Setiyo menambahkan, berdasarkan hasil visum dan otopsi luar, korban dinyatakan murni bunuh diri. Pernyataan tersebut diperkuat dengan keterangan dari keluarga korban, yang mengatakan, kalau korban memang mengalami gangguan jiwa atau stress sejak suaminya meninggal dunia. Setiyo memaparkan, dari olah TKP, pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa kain panjang warna coklat liris-liris putih dan pakaian warna coklat milik korban. ( Nita, Esha )