News Room, Senin ( 06/09 ) Puluhan tenaga kerja PT. Gunungarta Manunggal (GM) di Kecamatan Saronggi, Sumenep, menuntut Tunjangan Hari Raya (THR) yang layak, sehingga berujung mogok kerja, pada hari Senin (06/09). PT. GM merupakan perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merk “2 Big”. Diperusahaan tersebut, ada 2 klasifikasi tenaga kerja, yakni harian dan borongan. Salah seorang tenaga borongan PT. GM di Sumenep, Junaedi, mengatakan, pimpinan memang ingin memberikan THR yang nominalnya kecil dan tidak menghitung sesuai masa kerja, sehingga para pekerja memutuskan untuk mogok kerja. “Untuk tenaga borongan rencananya mau dikasih THR berupa uang Rp. 75.000,00 ditambah air 15 dos. Sedangkan, tenaga harian uang Rp.100.000,00 ditambah air sebanyak 20 dos. Aksi kami ini, juga untuk meminta kejelasan, karena sudah 3 tahun bekerja di perusahaan ini tetap sebagai tenaga borongan,”kata Junaedi, pada wartawan di gudang PT. GM di Kecamatan Saronggi, Sumenep, Senin (06/09). Aksi mogok para tenaga kerja PT. GM tersebut, disambut baik anggota Komisi D dan staf Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep. Mereka langsung mendatangi kantor PT. GM, untuk melakukan negoisasi dengan managemen PT. GM di Sumenep. ( Nita, Esha )