Talango-Infokom News Room : Mengingat di Kecamatan Talango tidak terdapat Kantor Pos dan Giro, maka pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari kompensasi kenaikan BBM dilakukan di dua titik, yaitu di Kantor Kecamatan Talango untuk melayani Desa Talango, Padike, Cabbiya dan Gapurana. Sedangkan satu titik lainnya ditempatkan di Kantor Desa Kombang yang melayani Desa Essang, Kombang, Poteran dan Desa Palasa yang pelayanannya akan dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2005. Pada pelaksanaan pembagian BLT bagi masyarakat miskin yang berlangsung, Rabu (19/10) di Kantor Kecamatan Talango karena terjadi antrian dan disebabkan saling berdesakan antar penerima bantuan tersebut mengakibatkan tiga orang nenek pingsan. Adapun tiga orang yang pingsan tersebut antara lain : Awa asal Desa Padike, Misrati dari Desa Talango dan Maskiya dari Desa Gapurana. Penerima BLT Kecamatan Talango menurut petugas Statistik setempat, Agus Supriyadi sebanyak 4.317 Rumah Tangga Miskin (RTM) dengan rincian Desa Padike sebanyak 428 RTM, Desa Cabbiya 338 RTM, Desa Essang 447 RTM, Desa Kombang 353 RTM, Desa Poteran 610 RTM, Desa Palasa 716 RTM, Desa Gapurana 109 RTM dan Desa Talango sebanyak 336 RTM. Sementara itu Petugas pemantau pembayaran BLT dari Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Kadarisman, SE saat dikonfirmasi News Room sehubungan dengan Kartu Kompensasi BBM (KKB) yang hilang, maka pihaknya tidak bertanggung jawab karena hal itu bukan wewenang BPS. ( JuP-05, Im )