Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-09-2006
  • 552 Kali

TIM BAKORWIL IV PANTAU PENUTUPAN GUDANG TEMBAKAU

Sumenep-Kominfo News Room : Tingginya jumlah pembelian tembakau yang melebihi target awal hingga mencapai 10.000 ton lebih, ternyata mampu menarik perhatian kalangan Eksekutif. Terbukti, di hari penutupan gudang tembakau, Jum’at pagi (08/09) rombongan Bakorwil IV Pamekasan, bersama-sama dengan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Kabupaten Sumenep, Ir. Budi Dadik, dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Gudang tembakau Patean. Kasubid Pemberdayaan, Perekonomian dan Keuangan Bakorwil IV Pamekasan, Moh. Hasan menuturkan, kunjungan ke gudang tembakau itu, tidak lain hanya untuk memantau tembakau Sumenep, mengingat sesuai dengan data yang ada, jumlah yang dibeli tahun ini mengalami over produksi. Ia menerangkan, pantauan itu merupakan agenda yang harus dilakukan, karena setelah kunjungan ini, pihaknya akan memberikan laporan kepada Gubernur Jawa Timur, H. Imam Oetomo, terkait ada tidaknya kendala pada musim tembakau tahun ini. Menurut Moh. Hasan, ketika dikonfirmasi kepada pemegang gudang, ternyata musim panen tembakau tahun 2006 tidak ada kendala, baik dari segi kualitas maupun harga. Sementara itu, Wakil Kuasa Pembelian Gudang Garam Patean Sumenep, Freddy Kustianto mengakui, bahwa kualitas tembakau di Kabupaten Sumenep untuk tahun ini memang sangat bagus, sehingga harga pembelian tembakau juga berfluktuasi naik hingga mencapai Rp. 32.000,00 per-kilonya. Namun, Freddy meminta kepada instansi terkait, supaya tetap waspada terhadap musim panen tembakau tahun depan. Karena, pihaknya khawatir, keberhasilan tembakau tahun ini akan mempengaruhi masyarakat untuk berbondong-bondong menanam tembakau, yang hingga saat ini masih menjadi primadona bagi masyarakat Pulau Garam ini. Sehingga, musim tanam tembakau tahun depan melebihi tahun ini, dan terjadi over produksi yang sangat tinggi. ( Nita, Esha )